Wirausaha Muda yang Mandiri

Sudah tidak zaman lagi mengatakan dan percaya “Kamu masih bau kencur”. Sekarang merupakan zaman Wirausaha Muda yang Mandiri.

Obsesi menjadi Wirausaha Muda yang Mandiri

Saya sendiri merasakan tekanan yang sangat besar untuk menjadi sukses dalam usia yang relatif muda. Pengalaman hidup Papa saya mengajarkan saya agar dapat menghidupi keluarga dengan baik, walaupun masa hidup kita sudah expired.

Papa saya meninggal dalam usia yang relatif masih sangat muda. Beliau meninggal dalam usia 55 tahun dengan meninggalkan kami sekeluarga dalam kesulitan ekonomi. Beliau adalah penyokong kehidupan ekonomi keluarga. Adik saya yang terkecil berumur 15 tahun dan masih sekolah. Kami sangat terpukul.

Tetapi itu menjadi pemicu untuk saya agar dapat segera mencari penghasilan supaya tidak membebani ekonomi keluarga tetapi dapat membantu agar meja makan terus tersedia makanan yang bergizi.

Saya sangat terobsesi untuk menjadi wirausaha muda yang mandiri. Tetapi hal ini tidak langsung terjadi. Saya malah mengikuti jalan yang orang kebanyakan menerimanya. Yaitu: Belajar yang baik dan cari pekerjaan yang baik.wirausaha muda mandiri

Saya bukan segera menjadi wirausaha tetapi saya mencari pekerjaan. Saya ingat pekerjaan pertama saya waktu itu adalah menjadi Account Officer di salah satu bank swasta nasional. Bank tersebut kini sudah dijual ke asing dan telah berganti nama.

Saya bekerja sebaik mungkin. Tetapi hati saya selalu menjerit meminta kebebasan. Saya tidak suka duduk di kantor dan menerima perintah dari orang lain. Saya harus merendahkan hati saya dan mulai bekerja dari bawah.

Saya bukannya tidak bersyukur. Saya sangat bersyukur sekali bisa mendapatkan pekerjaan pertama saya tidak terlalu lama sejak saya lulus kuliah. Gaji saya memungkinkan saya mengurangi beban orang tua saya. Bahkan saya mulai dapat menikmati hobi saya, yaitu membaca. Buku merupakan kemewahan bagi saya, tetapi sekarang saya dapat membeli buku baru setiap bulannya.

Waktu ternyata tidak pernah menunggu. Saya sudah pindah kerja beberapa kali. Umur saya sudah bertambah 15 tahun dan sudah tidak termasuk bilangan anak muda lagi. Saya sudah menikah dan sudah mempunyai anak.

Tetapi itu semua malah makin menambah bahan bakar semangat saya. Saya terus mencari peluang dan mengeksplorasi semua kemungkinan.  Saya bersyukur akhirnya saya menemukan Wealthy Affiliate.

Inspirasi Anak Muda

Saya sangat menyukai kisah-kisah sukses, terutama oleh mereka yang disebut Anak Kemarin Sore atau Anak Bau Kencur.

Salah satu tokoh inspirasi utama saya adalah Bill Gates. Sudah banyak orang yang membahas Bill Gates. Bill memulai usahanya dari garasi rumah. Dia memulainya tidak terlalu lama sejak mulai kuliah. Tetapi ternyata usahanya sangat berkembang dan Bill memutuskan untuk berhenti kuliah.

Demikian juga dengan Michael Dell. Pendiri usaha komputer dengan merek Dell ini juga memulai dengan konsep yang sederhana. Trend dunia komputer yang waktu itu sangat menggeliat adalah komputer personal rakitan. Orang tua saya juga berbisnis seperti ini.

Tetapi Michael Dell menjual dengan satu kelebihan. Setiap komputer Dell yang rusak, akan diperbaiki dalam waktu 24 jam. Ini merupakan hal yang luar biasa waktu itu. Jadilah bisnis Dell meledak dan membuat Michael memutuskan juga untuk berhenti kuliah.

Inspirasinya bukanlah pada berhenti kuliah. Tetapi pada keberanian memulai pada waktu sangat muda. Mereka mempunyai keberanian dan berhasil melakukannya.

Merry Riana juga merupakan tokoh luar biasa. Wanita asli Indonesia yang berjuang untuk membebaskan dirinya dari jeratan ekonomi dan membantu keluarganya dalam hal keuangan.Merry Riana

Perjuangannya waktu kuliah di Singapura membuat saya terharu.

Merry bersedia hanya makan dengan nasi dan kuah bumbu. Walau makanan di Singapura tergolong cukup murah, tetapi Merry tidak mau meminta uang tambahan ke keluarga. Merry lebih memilih menghemat sebisa mungkin.

Kesuksesan Merry dimulai ketika ia menjadi agen asuransi dan berhasil menjadi salah satu top achiever. Hal ini membuat Merry mendapatkan penghasilan yang memungkinkan ia membayar pinjaman biaya pendidikan secara penuh ke pemerintah Singapura.

Sekarang Merry adalah salah satu pembicara inpirasional terbaik di Indonesia. Anda bisa mengikuti sepak terjangnya di merryriana.com

Contoh di Wealthy Affiliate

Riset saya dalam usaha menemukan jenis bisnis yang bisa saya lakukan menggiring saya ke Wealthy Affiliate.

Saya sangat terkesima dengan banyaknya orang yang belajar di tempat ini dan telah menjadi sukses.

Wealthy Affiliate memberikan pelatihan untuk memulai bisnis secara online. Mulai dari membuat website sampai ke pelatihan bisnis.

Itu sebabnya banyak sekali wirausaha muda yang mandiri di Wealthy Affiliate. Tetapi bukan hanya yang muda saja. Saya juga melihat banyak latar belakang yang berhasil belajar membuat bisnis online dan menghasilkan penghasilan yang mereka idam-idamkan.

Colton James

Colton berumur 20 tahun. Dia bergabung dengan Wealthy Affiliate sejak November 2014. Websitenya sangat luar biasa. Kamu bisa cek di digitaltimefreedom.com.Colton James Wealthy Affiliate

Tidak ada yang bisa menghalangi Colton dalam usahanya mewujudkan impian-impiannya.

Saya bahkan sangat terkejut dengan filosofi hidupnya. Colton tidak mencari uang. Uang, buatnya, adalah hanya cara untuk mewujudkan impiannya.

Sekarang Colton telah bisa menghasilkan $10,000 sebulan. Coba kalikan itu dengan kurs USD1 = Rp13.500,-. Itu sudah sebesar Rp135.000.000,-. Banyak sekali. (baca tulisan Colton di sini)

Seorang wirausaha muda yang mandiri dengan penghasilan di atas seratus juta sebulan. WOW!

Cohen (Pollycount)

Cohen baru berumur 19 tahun. Anak-anak muda sekarang memang luar biasa. Cohen sangat menikmati dunia teknologi dan gadget. Dia bahkan sudah berani mengatakan bahwa dirinya adalah wirausaha muda yang mandiri.Cohen Polycount Wealthy Affiliate

Karena anak muda masih suka bermain, Cohen memfokuskan websitenya dalam dunia game. Anda bisa mengecek website Cohen di sini cheapgamesguru.com.

Cohen belajar membuat website tentunya dari Wealthy Affiliate.

 

Umur Bukan Hambatan

Tidak ada yang bisa membatasi anak-anak muda ini. Mereka terus berkarya dan menghasilkan pendapatan untuk masa depan mereka.

Saya tidak percaya dengan keberhasilan mereka sampai saya sendiri membaca kesaksian mereka. Mereka adalah anak muda yang benar-benar asli. Bukan rekayasa.

Saya sering kali mendengar bahwa umur sering dijadikan alasan. Lucunya adalah alasan umur tidak pernah benar-benar merupakan alasan.

Saya terlalu muda. Saya terlalu tua. Nanti saja ketika saya mulai pensiun. Jangan sekarang, saya tidak ada waktu.

Sering mendengar semua alasan itu? Atau Anda sendiri yang mengatakan alasan-alasan itu?

Berhentilah percaya kepada alasan itu. Anda juga bisa belajar dari para wanita sukses.

Mulailah sekarang dengan bergabung di Wealthy Affiliate.  Anda bisa langsung bertemu dengan Colton dan Cohen.  Mereka tidak akan sungkan berbagi pengalaman dan cara-cara sukses.

Tentunya Anda tidak perlu malu belajar dari mereka, kan?

 

Peluang usaha bisnis online